Rabu, 16 Desember 2009

August Comte



 August comte dikenal sebagai bapak sosiologi, karena dialah yang pertama kali menggunakan istilah sosiologi. Comte menyebut sosiologi sebagai fisika social.
 Comte mengembangkan pandangan ilmiahnya, yakni positivisme atau filsafat posistiv, untuk memberantas sesuatu yang ia anggap sebagai filsafat negative dan destruktif.
 Comte mengannggap bahwa ada tiga tingkatan intelektual yang harus dilalui oleh dunia di sepanjang sejarahnya. Menurut comte, bukan hanya dunia yang akan melalui proses ini, tetapi juga kelompok masyarakat, ilmu pengetahuan, individu dan bahkan pemikiran juga berkembang melalui tiga tahap yang sama. Tahap pertama adalah tahap teologis, dalam tahap ini dunia social dan alam fisik khususnya dipandang sebagai ciptaan tuhan atau dewa-dewa. Dalam tahap ini muncul kepercayaan-kepercayaan animisme dan dinamisme. Pada tahap kedua, yakni tahap metafisik. Pada tahap ini dunia tidak lagi dipandang sebagai ciptaan tuhan atau dewa-dewa, namun diyakini bahwa dunia ini digerakkan oleh sekuatan abstrak. Pada tahap berikutnya, tahap positivstik, dalam fase ini ditandai oleh keyakinan terhadap ilmu science. Dalam tahapan ini manusia mulai cendrung menghentikan penelitian tentang penyebab absolute (tuhan atau alam) dan memusatkan perhatian pada pengamatan alam fisisk dan dunia social, guna mengetahui hokum-hukum yang mengaturnya. Teori evolusi comte ini dikenal dengan sebutan teori hukum tiga tingkatan.
 dalam sosiologi comte yang menjadi unit analisis dasarnya bukanlah individu, melainkan kesatuan yang lebih besar yakni misalnya keluarga. Sehingga struktur social dan perubahan social menjadi penting kedudukanya dalam proses perkembangan masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar